Wawancara antara seseorang yang baru saja bertobat dan mengikuti Kristus dengan seorang temannya yang tidak beriman.
”Jadi, kau sudah bertobat dan menjadi pengikut Kristus?”
”Ya.”
”Kalau begitu tentu kau tahu banyak tentang Dia. Misalnya, di negara mana Ia dilahirkan?”
”Aku tidak tahu.”
”Berapa usiaNya waktu Ia meninggal?”
”Aku tidak tahu.”
”Berapa kali Ia berkhotbah?”
”Aku tidak tahu.”
Arsip untuk Maret, 2007
Mengetahui Kristus
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 26, 2007 | Leave a Comment »
Telur Emas
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 26, 2007 | Leave a Comment »
Bacaan dari sebuah kitab suci:
Inilah sabda dari Yang Mahatinggi:
Pada jaman dahulukala adalah seekor angsa yang setiap hari bertelur sebutir telur emas. Istri petani yang memiliki angsa itu sangat gembira karena telur-telur itu membuatnya kaya raya.
Namun ia seorang wanita yang loba. Ia tidak dapat menunggu dengan sabar sebutir telur sehari. Ia bermaksud menyembelih angsa itu [...]
Kabar Gembira
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 26, 2007 | Leave a Comment »
Inilah Kabar Gembira yang diwartakan oleh Tuhan kita Jesus Kristus kepada para muridNya dalam bentuk perumpamaan:
Kerajaan surga itu bagaikan dua orang bersaudara yang hidup bahagia dan puas, sampai kedua-duanya dipanggil Tuhan untuk menjadi muridnya. Yang lebih tua menanggapi panggilan itu dengan sukarela, meskipun ia harus meninggalkan orangtua serta gadis yang dicintainya dan diimpikan menjadi istrinya. [...]
Anak yang Sulung
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 26, 2007 | Leave a Comment »
Tema khotbahnya adalah ”Anak yang hilang”. Pengkhotbah dengan penuh semangat berbicara tentang cinta Bapa yang tiada bandingannya.
Tetapi apakah yang istimewa pada cinta Bapa? Ada ribuan Bapa manusia yang dapat menyamai cinta itu. Dan lebih mungkin lagi, ribuan ibu manusia.
Perumpamaan ini sungguh-sungguh dimaksudkan untuk menyindir orang Farisi:
Para pemungut pajak dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus [...]
Agama Seorang Ibu Tua
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 26, 2007 | Leave a Comment »
Seorang ibu tua yang terlalu saleh, kurang puas dengan semua agama yang ada. Maka ia mendirikan agamanya sendiri.
Pada suatu hari seorang wartawan, yang secara tulus ingin mengetahui keyakinan dan pendiriannya, bertanya:
” Apakah Ibu betul-betul percaya seperti dikatakan banyak orang bahwa tidak ada orang yang masuk surga kecuali Ibu dan pembantu Ibu?”
Ibu tua itu menimbang-nimbang sejenak, [...]
Bunga Teratai
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Aku sangat mengagumi temanku. Ia bermaksud menunjukkan kepada tetangganya, betapa sucinya ia. Bahkan untuk itu sampai-sampai ia mengenakan pakaian khusus. Aku selalu menyangka, bahwa jika ada orang sungguh-sungguh suci, kesucian itu akan terlihat oleh orang lain tanpa usaha apapun darinya. Tetapi temanku ini berusaha agar kesuciannya dapat terlihat tetangganya. Ia bahkan mengumpulkan sejumlah murid dengan [...]
Bayazid Melanggar Aturan
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Bayazid, seorang Muslim yang suci, kadang-kadang dengan sengaja melanggar bentuk lahir dan upacara agamanya.
Pada suatu hari, ketika ia pulang dari Mekah, ia singgah di kota Rey di Iran. Penduduk kota yang sangat menaruh hormat padanya, keluar mengelu-ngelukannya sampai seluruh kota menjadi gempar. Bayazid, yang sudah jenuh akan pendewaan serupa itu, menunggu hingga ia sampai [...]
Orang yang Berwarna Loreng-loreng
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Kita biasa menggolongkan manusia dalam dua kategori: orang suci dan orang berdosa. Penggolongan itu dilakukan atas dasar angan-angan saja. Sebab, di satu pihak, tidak seorang pun betul-betul tahu, siapa saja yang suci dan siapa saja yang pendosa: kesan lahiriah mudah menipu. Di lain pihak, kita semua, baik yang suci maupun yang berdosa, adalah pendosa.
Seorang [...]
Kaya
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Suami: ”Manisku, aku akan bekerja keras supaya pada suatu saat kita akan menjadi kaya”
Isteri: ”Kita sudah kaya, sayang, karena kita saling memiliki. Kelak mungkin kita akan mempunyai banyak uang juga.”
Nelayan yang Puas
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Usahawan kaya dari kota terkejut menjumpai nelayan di pantai sedang berbaring malas-malasan di samping perahunya, sambil mengisap rokok.
”Mengapa engkau tidak pergi menangkap ikan?” tanya usahawan itu.
”Karena ikan yang kutangkap telah menghasilkan cukup uang untuk makan hari ini,” jawab nelayan.
”Mengapa tidak kau tangkap lebih banyak lagi daripada yang kau perlukan?” tanya usahawan
”Untuk [...]
Perumpamaan Tentang Hidup Modern
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Binatang-binatang mengadakan sidang dan mulai mengeluh, bahwa manusia selalu mengambil apa saja dari mereka.
”Mereka mengambil susuku,” kata lembu
”Mereka mengambil telurku,” kata ayam
”Mereka mengambil dagingku,” kata babi.
”Mereka memburuku untuk mengambil minyakku,” kata ikan paus.
Dan selanjutnya.
Pada akhirnya siput berbicara:
”Aku mempunyai sesuatu yang mereka inginkan lebih dari segala sesuatu. Mereka tentu akan merampasnya dariku seandainya dapat. Aku mempunya [...]
Hofetz Chaim
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Seabad yang lalu seorang turis dari Amerika mengunjungi seorang rabbi termahsyur di Polandia, Hofetz Chaim namanya.
Ia keheranan-heranan ketika melihat bahwa rumah rabbi hanyalah sebuah ruang sederhana penuh dengan buku-buku. Perabot lainnya hanya meja dan bangku saja.
”Rabbi, dimanakah perabot rumah Anda yang lain?” tanya turis itu.
”Dimana kepunyaanmu?” Hofetz balas bertanya.
”Kepunyaanku? Bukankah aku [...]
Langit dan Burung Gagak
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Sebuah cerita dari Bhagawat Purana:
Seekor burung gagak terbang ke langit dengan membawa sepotong daging di paruhnya. Dua puluh ekor gagak mengejar dan dengan ganas menyerangnya.
Akhirnya gagak itu melepaskan daging yang dibawanya. Para pengejarnya meninggalkannnya dan berkaok-kaok memburu sepotong daging itu.
Kata gagak itu: ”Sekarang, di atas awan-awan ini, aku merasa tenang dan damai. Seluruh [...]
Intan
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Seorang sannyasi sampai ke perbatasan desa, lalu duduk di bawah sebatang pohon untuk tidur disana semalaman. Tiba-tiba seorang penduduk desa datang berlari-lari kepadanya dan berseru: ”Batu itu! Batu itu! Berikan padaku batu permata itu!!”
”Batu permata apa?” tanya sannyasi
”Tadi malam Dewa Shiva menampakkan diri dalam mimpiku,” kata penduduk desa itu. ”Ia berkata kepadaku, jika [...]
Mohon Hati yang Damai
Diposkan dalam Burung Berkicau pada Maret 19, 2007 | Leave a Comment »
Deva Vishnu sudah bosan mendengarkan permohonan salah seorang penyembahnya, hingga suatu ketika ia menampakkan diri di hadapannya dan berkata: ”sudah kuputuskan, aku akan memberikan tiga hal, apapun yang kau minta. Sesudah itu, tidak ada sesuatu pun yang akan kuberikan kepadamu lagi.”
Penyembah itu dengan gembira langsung mengajukan permohonan yang pertama. Ia meminta, agar isterinya mati [...]